Analisa antigenik mieloma IgG mengungkapkan adanya variasi

mieloma

Ternyata variasi ini dapat dikelompokkan dalam empat swbkelas yang sekarang dinamakan IgGl, IgG2, IgG3, dan IgGa. Semua perbedaan terdapat pada rantai-rantai panjang yang masing-masing dinamakan !t, \2, y3, dan ya. Rantai-rantai panjang ini memiliki banyak sekali persamaan dan ada bentuk-bentuk tertentu yang sama untuk semua jenis – yaitu yang bereaksi dengan antisera anti-IgG khusus – tetapi tiap subkelas memiliki satu atau lebih struktur tambahan yang khas untuk subkelas itu. Struktur tambahan ini berasal dari perbedaan-perbedaan dalam komposisi obat tradisional luka pada penderita diabetes asam amino primer dan dalam ikatan disulfida. Hal-hal ini menyebabkan timbulnya perbedaan dalam kelakuan biologik yang baru sekarang mulai tampak (Tabel 2.3). Ditemukan pula dua subkelas IgA. Subkelas IgA2 tidak lazim karena tidak memiliki ikatan disulfida antara ranrai-ranrai panjang dan pendek. Variasi kelas dan subkelas tidak terbatm pad” imunoglobulin manusia tetapi merupakan suatu sifat dari sernua mamalia yang lebih tinggi yang telah dipelajari sampai kini; monyet, domba, kelinci, marmot, tikus, dan mencit.

VARIAN IMUNOGLOBULIN LAINNYA

Isotipe Struktur-struktur daerah konstan rantai paniang yang mempunyai hubungan dengan pelbagai kelas dan subkelas dinamakan varian-varian isotipik, yaitu semua varian ini t€rdapar dalam serum seorang normal. Contoh-contoh lain didapat dari tipe dan subtipe daerah Cp dan dari subkelompok daerah-daerah variabel rantai-rantai pendek dan panjang (Tabel Z.4). Alotipe Alotipe merupakan pula suaru tipe variasi lebih lanjut yang tergantung pada adanya bentuk-bentuk alelik (ditandai olelr alel atau gena alternatif pada suatu tempat terrenru). Sama seperti sel darah merah pada orang yang secara genetik dapat berbeda golongan darahnya menurut sistem antigen A,B,O, demikian pula rantai panjang Ig berbeda dalam kelompok alotipe.

Biasanya perbedaan ini menyangkut satu atau dua asam amino daiam rantai peptida. Ambillah misalnya tempat Glm(a) pada IgGl (Tabel 2.3). Seorang dengan alotipe ini akan memiliki urutan pepdda: Asp.Glu. Leu:Thr.Lys. pada tiap molekul IgGl-nya. Seorang lain dengan IgGl tanpa a akan memiliki urutan Met.Glu.plu.Thr.Lys, yaitu dua asam arnino yang.berbeda. Kelompok”kelompok ini mudah dikenal karena kemampuan imunoglobulin untuk menghambat aglutinasi sel darah”merah yang terbungkus antiresus D.