Apabila ibu hamil diberi oral antidiabetica

Eksperimentil telah dibuktikan bahwa sulfonylurea-compound yang diberikan dalam dosis yang agak besar kepada tikus yang bunting menyebabkan stigrna pada foetus (mata tidak terbentuk). Di Mount Sinai Hospital di New York telah diberikan Tolbutamide (Orinase) sebagai antidiabetikum kepada wanita-wanita hamil yang menderita Diabetes ringan. Hasilnya adalah baik dan tidak ditemukan stigmata pada bayi-bayi yang dilahirkan. Insulin diberikan kepada mereka yang Diabetes-nya tidak dapat lagi dikontrol dengan Tolbutamide.

  1. Diuretika

Jika ada tanda-tanda retensi cairan maka diuretika dapat dipergunakan.

  1. “Sex-steroids”

Sewaktu kehamilan didapatkan sekresi dari Estrogen berkurang. White melaporkan bahwa komplikasi pada foetus berkurang jika selama kehamilan diberi Estrogen dan Progesteron dalam dosis yang besar. Penyelidlk-penyelidik lain tidak menyatakan demikian dan masih diperlukan studi yang lebih seksama tentang “sex-steroid treatment” ini.

  1. BEBERAPA HAL LAIN
  2. Waktu dan caranya partus

Pada penderita Diabetes yang mempunyai komplikasi-komplikasi dianjurkan supaya kehamilan diakhifi sebelum waktunya oleh karena menunggu sampai a terme berarti memungkinkan foetus menjadi terlalu besar dan latrir mati (“Stiltbirth”). Sebaliknya terminasi kehamilan sebelum waktunya bisa berarti orok terlalu prematur dan menambah kematian neonatal. Pada umumnya lebih baik diadakan terminasi kehamilan sebelum a terme pada mereka yang menderita Juvenile Diabetes, Diabetes yang lebih larna dari 10 tatrun dan Diabetes dengan komplikasi-komplikasi vaskuler. Terminasi kehamilan sedapatnya diadakan antara minggu ke-36 dan ke-38 dan sebaiknya dengan “induced labor”. Jika ini tidak berhasil maka dilakukan sectio Caesaria.

  1. Abortus Arteficialis dan Sterilisasi

Mengingat frekwensi “stillbirth”, kelainan-kelainan pada foetus, kematian neonatal dan komplikasi-komplikasi yang bisa timbul maka pada wanita yang menderita Diab. Mellitus dianjurkan supaya tidak menjadi hamil. Jika ia sudah mempunyai beberapa anak ada baiknya jika diberi nasehat untuk sterilisasi: Abortus terapeutik dan sterilisasi dapat dianjurkan kepada penderita-penderita Diabetes Mellitus dengan hipertensi dan “diabetic retinopathy” yang jelas. Nasehat ini bisa pula diberikan kepada mereka yang menderita Diab. Mellitus yang sudah lama (± 20 tahun) meskipun perubahan-perubahan degeneratif hanya minimal. Kemungkinan bahwa mereka akdn melahirkan keturunan yang sehat hanya kecil sekali, sedangkan kehamilan memungkinkan progressi dari Diabetes Mellitusnya bertambah dengan cepat.