Bagaimana dengan anggur-mungkinkah ada sesuatu yang berkaitan dengan anggur?

Apakah ada faktor lain di samping konsumsi susu yang lebih rendah dan banyak konsumsi buah dan sayuran yang ahan menjeiaskan keuntungan yang tampak di Perancis?. Setelah melihat pokok persoalannya dengan saksama, kitaakan melihat bahwa anggur memang mempunyai beberapa manfaat perlindungan jantung.

Tetapi sebelum kita melompat pada kesimpulan apapun, saya perlu mengemukakan yang sudah jelas: anggur mengandung lebih banyak haldari sekadar alkohol. Dr. Demrow dan koleganya di Universitas Wisconsin mengamati secara langsung unsur pokok anggur merah, anggurputih, dan jus yang dibuat dari anggur merah. Penelitian ini memberikan beberapa pandangan yang mengagumkan terhadap paradoks Perancis.

1Sebelum mereka mulai pada penelitian yangtelah disebutkan sebelumnya, kelompok Universitas’ Vtisconsin sudah mengetahui beberapa hal. Pertama, jika sel pembeku darah, platelet, men- jadi lengket, risiko serangan jantung dan masalahserupa meningkat. Kedua, konsumsi anggurdan alkohol telah diperlihatkan membuat platelet kurang lengket.

Ketiga, kecenderungan platelet membuat masalah jantung lebih buruk bisa diukur pada contoh seekor anjing khusus yang telah dikembangkan di laboratorium mereka. Namun, masih ada pertanyaan yang menggelitik berapa banyak efek minuman anggur itu disebabkan oleh alkohol dan berapa banyak karena sifat lain dalam buah anggur?

Kesimpulan:

Anggur merah dan saribuah anggur merah memiliki satuatau lebih zat yang bermanfaat mengurangi pembentukan bekuan darah dalam arteri yang tidak memiliki anggur putih

Untuk mendapatkan jawabanya, para periset memperoleh 47 anltng bastar/kampung. Untuk persiapan tes, setelah anestesia, masing-masing anjing melalui percobaan dipersempit dan dirusak arteri koronernya dengan cara yang sama dihasilkan sumbatan pada manusia dengan penyakit arteri koroner. Perubahan arteri ini menyertakan kerusakan pada lapisan dalam pembuluh darah yang disebut sebagai intima.

Kerusakan pada intima ini, merangsang platelet untuk bergumpal secara periodik dan membentuk bekuan kecil yang lengket yang disebutsebagai thrombi. Secara kolektii proses ini menyebabka ninterupsi periodik aliran pada arteriyang terkena, yang disebut sebagai “ryclic flowr eduction” (pengurangan sikius aliran) atau CFR. Kondisi yang disebabkan oleh percobaan ini meniru mekanisme tepat pada serangan jantung manusia.