Batasi Jumlah Konsumsi Makanan Untuk Diabetesi

Segala hal jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih maka tidak akan baik bagi kesehatan. Meskipun beberapa makanan di atas mempunyai kandungan yang sehat, namun jika dikonsumsi berlebih malah akan menjadi bumerang, terlebih bagi penderita diabetes. Konsumsilah makanan-makanan yang mempunyai karbohidrat kompleks seperti di atas tersebut dengan porsi yang sewajarnya. Jangan mentang-mentang diperbolehkan, seorang penderita diabetes menjadi kalap dan lupa diri.

Perhatikan indeks glikemik makanan

index
Indeks glikemik merupakan suatu ukuran tentang ukuran atau besarnya pengaruh suatu makanan terhadap kenaikan gula darah. Setiap makanan mempunyai indeks glikemik dan sepatutnya hal itu diperhatikan dengan seksama.

Indeks glikemik kentang sama dengan nasi putih

Banyak penderita diabetes yang menjadikan kentang sebagai alternatif untuk mengganti nasi putih. Namun ternyata, indeks glikemik kentang dan nasi adalah sama. Kentang yang direbus bersama kulitnya mempunyai indeks glikemik sebesar 65. Sedangkan kentang yang ditumbuk atau sering disebut perkedel mempunyai indeks glikemik sebesar 90.

Makanan manis dan madu untuk penderita diabetes

Makanan dan minuman manis tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Banyak makanan-makanan dan minuman manis yang dijual di pasaran. Makanan ini merupakan salah satu bahan konsumsi yang nikmat dan menggugah selera. Itulah mengapa, banyak sekali penderita diabetes yang sedikit gagal dalam mengendalikan gula darahnya.

Madu untuk penderita diabetes

Dalam bahasan di atas, telah dijelaskan khasiat madu bagi kesehatan secara panjang lebar. Meskipun madu itu benar-benar sehat, namun tetap saja jumlah konsumsinya harus tetap dibatasi. Pastikan juga madu yang dikonsumsi benar-benar murni. Kalau perlu, anda harus melihat langsung bahwa madu itu diambil dari sarang lebahnya, obat alami untuk penyakit kencing manis pun juga diperbolehkan.

Madu yang tidak murni justru malah bisa menyebabkan masalah bagi penderita diabetes. Dengan mengkonsumsi madu yang tidak murni, justru seseorang yang menderita diabetes malah akan mengalami lonjakan kadar gula darah.

Apakah setiap lemak buruk untuk tubuh?

Kita lebih sering dihujani dengan informasi bahwa lemak adalah sesuatu yang buruk bagi tubuh. Kita sedikit sekali mendengar penjelasan bahwa lemak dibutuhkan oleh tubuh. Lemak dalam darah itu secara garis besar dibagi ke dalam kolesterol dan trigliserida.

Apa fungsi kolesterol?

Meskipun lebih sering didapatkan penjelasan bahwa kolesterol itu mempunyai efek buruk bagi tubuh, nyatanya kolesterol ini sangat dibutuhkan. Kolesterol mempunyai fungsi sebagai bahan hormon-hormon estrogen, kortisol dan testoteron. Asam empedu di hati juga memerlukan kolesterol sebagai bahan pentingnya. Selain itu, kolesterol ini menjadi sesuatu yang sangat penting dari dinding sel.

Kolesterol ini dibagi ke dalam lemak baik (HDL) dan lemak jahat (LDL). Hal yang menjadi masalah adalah ketika kolesterol jahat atau LDL jumlahnya berlebih dari seharusnya. Ketika kolesterol jahat jumlahnya berlebih, maka akan terjadi pembentukan plak pada pembuluh darah. Plak ini dapat menjadi sumbatan bagi aliran laju darah. Akibatnya, jika sumbatan ini terjadi pada pembuluh darah koroner, maka akan menyebabkan serangan jantung koroner. Jika sumbatan ini terjadi pada pembuluh darah kecil, akan menyebabkan stroke.