Diabetes mellitus adalah salah satu jenis penyakit mematikan

Penyakit ini adalah suatu penyakit yang khronik, menyebabkan gangguan pada metabolisme zat hidrat arang dan karakteristik sekali oleh karena adanya hiperglikemi dan glukosuri. Bersamaan dengan gangguan metabolisme hidrat arang, juga terghnggu metabolisme protein dan lemak dan gangguan pada seimbangan elektrolit- elektrolit, dan sebagai akibat bisa terjadi asidosis, dehidrasi, koma dan kematian.

KEJADIAN

Diabetes Mellitus daiam penghidupan seseorang dapat timbul sewaktu-waktu. Statistik menunjukkan bahwa kurve kejadian D.M. mempunyai puncaknya pada umur antara 50 dan 60 tahun. Pada umur 40 sampai 70 tatrun D.M. lebih banyak terdapat pada wanita; akan tetapi pada umur yang lebih muda frekwensi D.M. lebih besar phda lakilaki.

ETIOLOGI

Kita harus mengaku bahwa etiologi D.M. sering sekali tidak dapat ditentukan. Dari studi-studi eksperimentil dan klinis kita mengetahui bahwa banyak faktor-faktor dapat mengganggu pembuatan Insulin dan metabolisme hidrat arang di dalam sel-sel dan dengan demikian menyebabkan hiperglikemi dan glukosuri, gejala-gejala yang spesifik untuk penyakit D.M. Oleh karena itu harus kita akui bahwa D.M. mempunyai etiologi lebih dari satu.

Faktor keturunan

Paling kurang 25% dari penderita-penderita D.M. mempunyai anggauta-anggauta keluarga yang dekat yang juga menderita D.M. Angka ini menunjukkan ke arah adanya faktor keturunnr pada penyakit D.M.; suatu hal yang sukar untuk dibuktikan

Faktor obesitas

Pada penderita-penderita D.M. terdapat banyak orang yang gemuk-gemuk, gejala-gejala sering timbul pada usia yang “middleage” (40-60 tahun). Jika mereka ini makan jumlatr kalori sehari hanya yang diperlukan untuk memelihara berat badan yang normd dan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, maka sering sekali gejala-gejaia D.M. hilang. Mengapa gejala-gejala D.M. ini bisa hilang lagi belum diketahui dengan jelas, akan tetapi yang pasti adalah bahwa ada hubungan antara obesitas dan D.M. Oleh Karametal dibuktikan bahwa pada orang-orang gemuk didapatkan Insulin endogen yang banyak sekali di dalam daratr setelah diberi glukosa, sedangkan mereka bukan penderita D.M. Suatu kenyataan yang menunjukkan adanya hubungan antara obesitas dan “hypersens itivity ” terhadap glukosa. Klik disini untuk mendapatkan informasi yang lengkap seputarĀ cara pengobatan tradisional penyakit diabetes melitus yang sangat efektif.