Efek kehamilan terhadap diabetes mellitus

  1. Sewaktu hamil

Diabetes seorang wanita selama hamil biasanya menjadi lebih berat. “Carbohydrate tolerance” sering menjadi agak baik selama triwulan pertama, akan tetapi bisa menjadi kurang baik dan mencapai puncak jeleknya pada kira-kira bulan ke-? dari graviditas. Beberapa penulis menyatakan adanya perbaikan dari Diabetes beberapa minggu sebelumnya partus, akan tetapi di zaman sekarang di mana kehamilan seorang diabetiker sering cliakhiri sebelumnya a terme maka susah sekali untuk menyaksikan perbaikan ini. Sewaktu partus balans hidrat karbon mudah terganggu, suatu hal yang dapat dimengerti oleh karena banyak tenaga dipakai sedangkan jumlah makanan berkurang.

Sehari setelah partus kebutuhan akan Insulin berkurang, diperkirakan perbaikan ini disebabkan oleh “carbohydrate tolerance” yang menjadi lebih baik. Williams menyatakan bahwa beberapa wanita mempunyai Glucose Tolerance Test yang menurun sewaktu kehamilan dan menjadi baik lagi setelah melahirkan. Pada tiap-tiap kehamilan kemudian G.T.T. menjadi lebih jelek dari sewakfu kehamilan sebelumnya. Mereka yang mempunyai G.T.T. demikian disebut “prediabetica” (“prediagnostic diabetics”). Welsh menemukan pada wanita hamil “glomerular filtration rate” yang meninggi, sedangkan pada wanita hamil yang diabetik ia menemukan “maximum tubular reabsorption” yang jelas menurun.

Kedua perubahan fungsi ginjal ini membantu bertambahnya glukosuri pada diabetisi yang hamil. Beberapa komplikasi bisa timbul selama kehamilan, yakni: Insulin koma dan asidosis

– Insulin koma (koma hipoglikemi)

Koma ini lebih mudah timbul dalam bulan-bulan pertama kehamilan, sewaktu partus dan sehari sesudah partus. Hal ini disebabkan oleh karena pada waktu-waktu itu “carbohydrate tolerance” menjadi lebih baik, sedangkan jumlah Insulin yang dipakai tidak berubah.

– Komu diabetikum (koma hiperglikemi)

Ini bisa terjadi pada mereka yang menderita “brittle” (unstable) Diabetes. Juga bisa tedadi jika wanita yang mengandung tidak mengetahui bahwa ia menderita Diab. Mellitus.

  1. Setelah kehamilan
  2. “Carbohy drate tolerance “

Kebanyakan penyelidik-penyeiidik mengatakan bahwa kehamilan tidak mempunyai pengaruh jelek terhadap Diab. Mellitus setelah kehamilan selesai. Ini benar dalam ha]-hal Diab. Mellitus yang manifest (“fullblown” Diabetes), akan tetapi ini tidak benar dalam kasus-hasus Diabetes yang ringan atau latent.

  1. ” Vascular complications “

Kelainan-kelainan vaskuler timbul lambat laun dan kecil- .besarnya kelainan tergantung dari lamanya penderitaan Dia- Lretes. Adanya kelainan-kelainan vaskuler ini memperbesar risiko obstetrik, akan tetapi sebaliknya tidak dapat dipastikan ap akah keh arn il an be tul – be tul m em perc ep at kel ain an-kelainan vaskuler ini. Klik disini untuk mendapatkan informasi seputar diabetes dan obat diabetes alami paling ampuh yag menjadi solusi efektifnya.