Faktor-faktor Hormonal pada penyakit diabetes

  1. Pankreas.
  2. Pankreatektomi Beberapa kali telah dilakukan ekstirpasi pankreas pada manusia dan memang sesudah itu orang tersebut menderita D.M. Akan tetapi D.M. ini tidak berat dan dapat dikontrol dengan Insulin sebanyak hanya 25 – 50 Unit sehari. Dosis ini jauh lebih kurang dari pada yang sering diperlukan untuk penderita-penderita D.M. kesimpulan adalah bahwa selain dari berkurangnya pembuatan insulin oleh sel-sel β, masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi penyakit D>M>
  3. Alloxan

suatu derivat dari pyrimidin, jika disuntikkan ke dalam marmot merusak sel-sel β, sedangkan sel-sel α tetap utuh, sehingga timbullah D.M. yang demikian dengan mudah dapat dikontrol dengan insulin. Percobaan ini menimbulkan suggesti bahwa D.M. pada manusia mungkin terjadi oleh karena kekacauan pada metabolisme purine atau pyrimidin, sehingga didalam tubuh terjadi alloxan dan dengan demikian menyebabkan penyakit D.M. akan tetapi sampai sekarang teori ini belum dapat dibuktikan.

  1. Zat “ANTI-INSULIN”.

Mungkin sekali bahwa pankreas mengeluarkan zat yang mempunyai “Anti-Insulin” activity.

Teori ini dibantu oleh beberapa faktor :

  1. Keperluan insulin berkurang jika pada marmot yang telah disuntik dengan alloxan, dilakukan pankreatektomi.
  2. Ada penyelidik yang berhasil memisahkan suatu faktor glikogenolitik dari pankreas
  3. Ada beberapa penyelidik yang menghambat suatu zat dari pankreas yang bisa menyebabkan hiperglikemi dan glukosuri.
  4. Penyakit-penyakit pankreas
  5. Hemochromatosis bisa menyebabkan fibrosis yang luas dijaringan pulau-pulau Langerhans dan menyebabkan gejala-gejala penyakit D.M. apakah hemochromatosis sebab satu-satunya tidak diketahui.
  6. Karsinoma dan kista dari pankreas bisa menyebabkan D.M.
  7. Pankreatitis hemorrhagica akuta dapat pula menimbulkan D.M (DD/dengan gastritis akuta).
  8. Hipofisis

Percobaan-percobaan telah membuktikan bahwa pemberian bahwa pemberian ekstrak dari lobus anterior menyebabkan gejala-gejala D.M. Jika pemberiam ekstrak ini di hentikan, maka gejala-gejala D.M hilang lagi. Jika ekstrak ini diberi selama jangka waktu yang panjang, maka timbullah D.M yang tidak reversible. Hal ini disebabkan oleh karena sel-sel β  telah rusak oleh hiperglikemia yang terlalu lama.

  1. Supraren

Pada binatang-binatang percobaan (anjing dan kucing) yang menderita D.M. dilakukan adrenektomidan ternyata gejala-gejala D.M hilang. Pada manusia telah dibuktikan bahwa kortison dan beberapa derivat-derivatnya bisa menyebabkan hiperglikemi. Dengan demikian nyata bahwa “adrenal steroids” bekerja sebagai “Anti-Insulin” dan mungkin pula menjadi faktor pada timbulnya D.M. Baca informasi selengkapnya tentang solusi diabetes melitus yang paling efektif dan aman hanya di link ini http://obatdiabetesherbal.co/pengobatan-penyakit-gula/adakah-obat-sakit-gula-kering-yang-aman-namun-tetap-berkhasiat-tinggi/