Fungsi Kemasan Produk Berbahan Plastik, Alumunium, dan Kertas

Forbes pernah meneliti jika konsumen membuat keputusan berdasarkan naluri dan aksi reaktif. Mereka mempertimbangkan warna, bentuk, dan lokasi yang familiar dalam membeli sebuah produk. Oleh sebab itu kemasan menjadi penting. Dari sini fungsi kemasan juga mulai berubah.

Dulu fungsi kemasan adalah untuk melindungi, mencegah gangguan, ataupun dengan tujuan khusus untuk kebutuhan biologis, fisik, maupun kimia. Fungsi kemasan saat ini adalah sebagai  media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan sebuah pesan yang tersirat, seperti apa tujuan dari produk tersebut dan apa artinya bagi pelanggan. Kini pelanggan dapat melihat dengan mudah informasi nutrisi pada makanan yang dikonsumsi.

packaging-design

Tiap tahun, 95% produk anyar gagal bertahan di pasaran karena konsumen tidak punya waktu dan energi untuk mempertimbangkan keuntungan dan kerugian produk yang mereka beli. Akhirnya mereka hanya memilih produk dengan kemasan terbaik.

Bagaimana caranya membuat kemasan produk yang baik?

Pengemasan atau wrapping memiliki pengertian sebagai upaya mengemas barang tertentu agar tidak terjadi kerusakan. Ia juga bisa memelihara higenitas dan menunjukan identitas produk anda. Cara membuat kemasan produk yang baik setidaknya harus memperhatikan berbagai syarat berikut.

  1. Jenis pembungkus harus sesuai dengan jenis barangnya, untuk makanan, kerajinan tangan, atau alat elektronik.
  2. Besar kemasan harus cukup untuk melindungi produk
  3. Kemasan harus cukup berkualitas sebagai pengaman produk
  4. Kemasan harus dapat menonjolkan atau mewakili kejelasan produk

Kelebihan Dan Kekurangan Kemasan Kertas

Harga paper bag termasuk murah. Kemasan kertas biasanya digunakan untuk membungkus gorengan, kentang goreng, keripik, coklat dan anekan olahan snack (makanan ringan). Secara estetika, fungsi kemasan kertas sebetulnya lebih menarik untuk di lihat. Selain itu kelebihan kemasan kertas dibanding jenis kemasan lain juga masih banyak, diantaranya adalah:

  • Kemasan kertas lebih ramah lingkungan, mudah didaur ulang dan cepat
  • Kemasan jenis ini lebih Kaku dan Solid jadi cocok untuk kemasan box atau produk dengan variasi atau desain yang unik
  • Tak dibutuhkan mesin pengemas mutakhir untuk proses sealing.

Namun kemasan kertas juga memiliki kekurangan yang harus anda perhatikan seperti;

  • Kemasan kertas mudah sobek
  • Tidak hampa udara sehingga gampang menyerap air dan udara, jadi makanan yang dikemas seperti kerupuk dapat menjadi menjadi tidak renyah
  • Kemasan kertas bisa meninggalkan bekas yang tidak indah dipandang jika terkoyak atau terlipat.

Fungsi Kemasan Plastik Untuk Berbagai Produk

Plastik kemasan cenderung dapat di pakai untuk membungkus jenis olahan, mulai makanan, barang elektronik seperti hape, baju dan sebagainya. Kemasan plastik merupakan yang paling populer di antara semua jenis bahan kemasan. Ia dapat membuat produk anda memiliki beberapa kelebihan seperti

  • Perlindungan Fisik yang maksimal

Kemasan kertas dalam melakukan perlindungan terhadap getaran, suhu yang ekstrim, paparan sinar matahari secara langsung dll.

  • Label benar-benar tercetak jelas

Kemasan plastik yang berlabel bertujuan untuk memberikan informasi bagaimana cara mengguanakan produk, daur ulang produk, maupun distribusi produk.

  • Lebih ringan

Dibanding kemasan kertas, kemasan plastik memang lebih ringan.

  • Kemasan plastik lebih aman

Kemasan plastik dapat mengurangi risiko keamanan saat pengiriman. Kemasan plastik juga lebih sulit untuk di palsukan.

Namun kemasan plastik juga memiliki beberapa kelemahan seperti kemasan plastik sangat sulit didaur ulang secara alami. Namun kemasan plastik bisa didaur ulang kembali dan menjualnya keperusahaan plastik atau bisa juga kita manfaatkan dengan membuat hiasan dari kemasan plastik.

Fungsi Aluminium Foil Pada Kemasan

Alumunium foil biasa di pakai pada kemasan susu uht atau kemasan – kemasan sachet lainnya. Alumunium foil adalah sejenis alumunium primer yang dihasilkan dari proses elektrolisis biji alumunium dari alam, dan alumunium sekunder dari proses peleburan kembali alumunium bekas atau sisa proses. Alumunium foil memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kemasan plastik atau kertas seperti permeabilitas terhadap udara kecil, tidak menyebabkan penyimpangan warna dari produk, tidak bereaksi sehingga tidak merusak bahan maupun citarasa, tidak mudah teroksidasi atau bocor, tahan panas, mudah dikerjakan secara maksimal dan harganya murah.

alumunium-sebagai-lamina

Dengan kecilnya permeabilitas terhadap udara. Alumunium foil dapat mencegah kontaminasi oleh mikroba pembusuk maupun mikroba yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Hal ini tentu berimbas pada umur simpan yang lebih panjang. Namun ingat, ketebalan alumunium foil menentukan sifat protektifnya. Alumunium foil dengan ketebalan rendah mampu dilewati oleh gas dan uap. Sifat-sifat alumunium foil yang lebih tipis bisa diperbaharui dengan jalan memberi lapisan plastik atau kertas menjadi foil-plastik, foil-kertas, atau kertas-foil-plastik.

Teknik pengemasan dengan jalan menggabungkan banyak  jenis kemasan bentuk (fleksibel) sudah menghasilkan suatu format yang dinamakan ”retort pouch”. Jenis kemasan ini memiliki kelebihan sebagai inilah : daya simpan tinggi, teknik penutupan yang mudah dengan mesin pengemas, kuat, tidak gampang sobek atau tertusuk, dan tahan terhadap proses sterilisasi.

Recent search terms: