Paparan Sinar Matahari Dosis Tinggi dan Kanker

Tiap tahun hanya sekitar 31.000 kasus melanoma didiagnosa di negara kita; akan tetapi. 7.200 tlebih ciarr 20 persen) mati tiap tahun dari kanker kulit menakutkan ini. ‘ Melanoma akhir-akhir ini mengaiamr peningkatan pesat di seluruh dunia; di Eropa, ia bertambah sebanyak tujuh persen tiap tahun. Perihal kanker paling mematikan ini, tampaknya faktor penting bukan banyaknya jumlah sinar matahari yang terpapar pada Anda, tetapi lebih pada apakah Anda terbakar sinar matahari atau tidak (sunburn). Jadi, sinar matahari yang berlebihan harus dihindari. Lebih banyak informasi tentang cara pengobatan penyakit diabetes melitus secara alami kanker kulit ditemukan daiam Bab 2. Meski demikian, sinar matahari dalam jumlah secukupnya, itu menyehatkan, dan bahkan bisa bermanfaat dalam pencegahan kanker. Riset sekarang menunjukkan bahwa paparan sinar matahari yang bijaksana dan produksi vitamin D juga bisa membantu mencegah tipe kanker tertentu.

sinar

Kanker kolon, adalah salah satu yang keganasannya bisa dibantu dicegah oleh paparan sinar matahari. Peneliti dari Universitas W’ashington meneliti angka kanker di sembilan daerah berbeda Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa pria dari wilayah sebelah Selatan mempunyai jauh lebih sedikit kanker kolon daripada orang-orang di sebelah Utara. Misalnya, bila dibandingkan dengan prla yang tinggal di

New Meksiko, pria di Michigan, Connecticut, dan Washington mempunyai angka kanker kolon 50 sampai 80 persen lebih tinggi. Efeknya juga tampak berlaku bagi wanita, meskipun tidak semenyolok itu. Artikel ilmiah lain meninjau penelitian yang menghubungkan kemungkinan pencegahan kanker dan paparan sinar matahari. H. G. Ainsleigh, sang penulis, mengemukakan bahwa terdapat riwayat panjang dari dokumentasi medis yang menunjukkan bahwa paparan sinar matahari teratur secara substansial mengurangi angka kematian dari kanker tertentu. Seperti periset lainnya, Ainsleigh mengamati bahwa hubungan antara paparan sinar matahari dengan pencegahan kanker tampaknya karena vitamin D.

Vitamin D dan senyawa terkait tampaknya mampu menekan pertumbuhan abnormal dari berbagai sel kanker. Ini termasuk leukemia dan limpoma juga kanker pal,udara dan kolon. Ainslegh tidak berhenti di situ. Ia lantas membuat kalkulasi mengejutkan; bahwa meskipun paparan matahari yang banyak secara statistrk menyebabkan 2.000 kematian kanker AS per tahun, ia juga bertindak mencegah 138.000 kematian kanker tahunan lainnya dr,,{S-dan bisa jadi mencegah 30.000 lebih lainnya jika semua orang Amerika menjalani kebiasaan berjemur di sinar matahari secara teratur.