Ruang Lingkup Ilmu Gizi

llmu Gizi merupakan ilmu terapan yang mempergunakan berbagai disiplin ilmu dasar, seperti Biokimia, Biologi, ilmu Hayat (Fisiologi), ilmu Penyakit (Pathologi) dan beberapa lagi. Jadi untuk menguasai Ilmu Gizi secara ahli, harus menguasai bagian-bagian ilmu dasar tersebut yang relevan dengan kebutuhan Ilmu Gizi. Pada mulanya llmu Gizi merupakan bagian dari llmu Kesehatan Masyarakat, tetapi kemudian mengalami pengembangan yang sangat pesat, sehingga memisahkan diri dan menjadi disiplin ilmu tersendiri. Namun demikian, llmu Gizi masih dianggap tetap sebagai bagian dari rumpun Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Ilmu Gizi mula-mula hanya mencakup ruang lingkup yang sangat sempit, tetapi dalam perkembangannya melebar meliputi suatu kawasan studi yang luas. Definisi llmu Gizimula-mula sebagai berikut: Ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelan sampai diubah menjadi bagian tubuh dan enersi atau diekskresikan sebagai zat sisa. Dari definisi ini dapat diperkirakan bahwa llmu Gizi bersandar kuat sekali pada Biokimia dan llmu Hayat (Fisiologi). Tujuan akhir ilmu ini ialah mencapai, memperbaiki dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan.

Dalam pelaksanaan untuk mencapaitujuan ini, dirasakan bahwa ruang lingkup studi terlalu sempit, dan dengan perhatian yang sempit itu, sukar untuk mencapai tujuan akhir tersebut. Maka ruang lingkup studi Ilmu Gizi diperlebar dan diberi definisi yang lebih luas, tetapi definisi ini menjadi ma(in kabur. Definisi sekarang menjadi: Ilmu yang mempelajari hal ihwal makanan, dikaitkan dengan kesehatan tubuh.

Definisi inilah yang sekarang dipergunakan di lndonesia. Definisi ini memungkinkan bergerak lebih luas di dalam mencapai tujuan Ilmu Gizi yang tersebut di atas. Didalam ruang lingkup studi ilmu Gizi terdapat dua komponen penting yang menjadi pusat perhatian, ialah makanan dan kesehatan tubuh. Ahli Gizi harus mendalami persoaran pangan dan soar kesehatan yang berkaitan dengan keadaan makanan tersebut, tanpa harus menjadiahli pertanian maupun ahli kesehatan (dokter). Namun demikian, banyak ahli gizi yang berasal dari profesi dokter, dan sekarang semakin bertambah jumlah ahli gizi yang berasal dari sarjana pertanian. Baca informasi selengkapnya hanya di link berikutĀ http://obatdiabetesherbal.co/mengatasi-dm/ternyata-ini-obat-diabet-herbal-paling-ampuh-serta-teruji-klinis/